Jumat, 14/08/2009 ... 2693 pembaca
ULANG TAHUN PROPINSI BALI
Semarapura ,
Peringatan Hari Ulang Tahun ke – 51 Provinsi Bali di Kabupaten Klungkung diperingati dalam Upacara Bendera di Lapangan Umum Puputan Klungkung pada Hari Jumat, 14 Agustus 2009. Upacara Bendera peringatan KUT Propinsi Bali diikuti Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Klungkung, Wakil Bupati Klungkung, Muspida Kabupaten Klungkung, segenap jajaran Pemerintah Kabupaten Klungkung, PNS dan siswa-siswi SMA dan SMP di Kabupaten Klungkung. Bupati Klungkung, I Wayan Candra, SH bertindak sebagai Pembina Upacara dalam kesempatan tersebut membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri. Dalam sambutannya Mendagri mengatakan memperingati Hari Ulang Tahun bukanlah merupakan prosesi seremonial saja, melainkan merupakan momentum untuk merenung sejenak mengevaluasi apa yang sudah dicapai, melihat dan membandingkan tingkat kemajuan yang telah dicapai daerah-daerah lain, dan menentukan pencapaian-pencapaian yang harus diwujudkan ke depan. Thema peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Bali ke – 51 tahun 2009 ini adalah “ Melalui Hari Ulang Tahun Provinsi Bali ke-51 Kita Teguhkan Komitmen Bersama Menuju Bali Mandara”. Thema tersebut mengandung makna yang sangat dalam dan implikasi yang sangat luas. Makna yang sangat dalam terkandung pada citra masa depan yang hendak diwujudkan yaitu “Bali Mandara” sebuah gagasan yang sangat cerdas tentang bagaimana menjadikan Bali yang Agung, Mulia dan Terhormat dengan tetap mencirikan identitas budaya Bali. Makna yang juga sangat penting dalam thema peringatan ini adalah “Komitmen bersama” dalam mewujudkan cita-cita Bali ke depan. Adapaun yang dimakud “komitmen bersama” tentu saja bukan hanya komitmen jajaran Pemerintah Propinsi Bali, melainkan komitmen semua jajaran Pemerintah Bali di Provinsi, Kabupaten / Kota, Kecamatan sampai dengan Desa/Kelurahan, komitmen semua lembaga legislatif, eksekutif, yudikatif, TNI, Polri dan instansi-instansi vertikal lainnya yang ada di Daerah Bali. Lebih luas lagi adalah komitmen seluruh elemen masyarakat dan stakeholders pemerintah di Bali. Pemerintah Daerah Bali dihadapkan pada tantangan bagaimana mensosialisasikan konsep Bali Mandara sehingga menjadi konsep yang membumi, diterima dan diyakini oleh segenap masyarakat Bali untuk membawa ke masa depan yang lebih baik. Tantangan berikutnya adalah bagaimana meng-aktualisasikan konsep Bali Madara itu ke dalam program-program yang konkrit dan mengawal pelaksanaan program-program itu secara konsisten dan berkesinambungan. Mendagri sangat mendukung arah pembangunan Provinsi Bali yang fokus pada bidang pendidikan, kesehatan, penanggulangan kemiskinan, ekonomi kreatif dan keamanan. Faktor keamanan merupakan hal yang sangat sensitif dalam dalam kepariwisataan, karena itu standar kamanan harus terus ditingkatkan untuk bisa menopang daya kompetitif kepariwisataan Bali. Mendagri mengharapkan agar Gubernur Bali dan seluruh jajarannya dalam melaksanakan tugas memperhatikan beberapa hal anatara lain: dalam mengelola keuangan daerah agar mengedepankan transparansi dan akuntabilitas, belaja ABPD agar diutamakan untuk belanja publik, memprioritaskan penanggulangan kemiskinan, meningkatkan kesempatan kerja, pendidikan dan kesehatan. Selain itu pemerintah Bali diminta untuk mengambil langkah-langkah maksimal dalam penegakan hukum dan upaya peniadaan korupsi, termasuk dalam kegiatan pengadaan barang dan jasa. Serta menjalin hubungan kerja yang harmonis dengan DPRD dan Muspida, melakukan komunikasi politik antara komponen-komponen struktural dengan masyarakat. (tim breaking news www.klungkungkab.go.id).