Rabu, 09/09/2009 ... 2161 pembaca
PROPINSI NILAI GSI-B DAN BKB KLUNGKUNG
Semarapura ,
Pelaksanaan Program Gerakan Sayang Ibu – Bayi baru lahir ( GSI-B ) dan Bina Keluarga Balita ( BKB ) di Kabupaten Klungkung, Rabu ( 9/9 ) dinilai oleh Tim Penilai Propinsi di Balai Banjar Adat Kawan, Desa Besan, Kecamatan Dawan, Klungkung.
Acara yang mengambil tema Melalui Gerakan Sayang Ibu dan Bayi Baru Lahir, Kita Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi Menuju Sumber Daya Manusia Indonesia Berkualitas ini dahadiri Bupati Klungkung I Wayan Candra, Sekda Klungkung Ir. Ketut Janapria, Camat Dawan I Wayan Sujana serta undangan lainnya.
Bupati Klungkung I Wayan Candra dalam sambutannnya mengatakan, dalam upaya menciptakan dan mencapai tujuan Negara untuk mensejahterakan masyarakat, telah dilaksanakan berbagai upaya pembangunan, salah satu diantaranya adalah dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia yakni melalui penurunan angka kematian ibu hamil, melahirkan dan nifas dan kematian bayi serta dengan mengoptimalkan potensi tumbuh kembang anak melalui gerakan Bina Keluarga Balita. Hal ini dilaksanakan adalah dalam upaya untuk menekan angka kematian Ibu Hamil Melahirkan dan Bayi, serta melalui kegiatan Gerakan Sayang Ibu – Bayi baru lahir ( GSI-B ) dan Gerakan BKB ini diharapkan peranan keluarga dan masyarakat sangatlah penting dalam upaya untuk menurunkan angka kematian dan meningkatkan tumbuh kembang anak balita. “Bupati berharapkan melalui evaluasi yang dilaksanakan saat ini dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan masyarakat dalam mewujudkan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas”.
Sementara itu, Ketua Tim Penilai GSI-B Propinsi Dr. Nyoman Gunadi mengatakan, Evaluasi Gerakan Sayang Ibu – Bayi baru lahir ( GSI-B ) dan Pengelolaan Bina Keluarga Balita ( BKB ) ini adalah merupakan salah satu amanat yang dicanangkan oleh Presiden pada 22 Desember 1996 yang dilaksanakan dalam upaya menurunkan angka kematian ibu hamil melahirkan dan bayi serta untuk meningkakan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. Evaluasi yang dilaksanakan saat ini adalah untuk mengetahui sejauh mana tata laksana pengelolaan yang telah dilaksanakan, serta untuk mengetahui terobosan – terobosan dan pemanfaatan sumber daya yang ada guna peningkatan SDM yang lebih berkualitas.
Sebelumnya, Ketua Panitia I Wayan Sujana juga melaporkan, peningkatan sumber daya manusia adalah merupakan salah satu upaya untuk mendukung pembangunan Indonesia. Peningkatan SDM ini dapat dilaksanakan salah satunya melalui Gerakan Sayang Ibu – Bayi baru lahir yang dilaksanakan oleh masyarakat dan pemerintah.
Kegiatan seperti ini adalah merupakan suatu bentuk gerakan yang dilaksanakan oleh masyarakat dengan pemerintah untuk meningkatkan perbaikan kualitas hidup perempuan serta dampak terhadap penurunan angka kematian ibu hamil, melahirkan dan bayi. (Tim Breaking News)