Identifikasi dan Daya Tarik
Pantai Atuh terletak disebuah teluk yang
indah dengan alam berpasir putih disebelah kirinya dengan menjorok kelaut
terdapat Tanjung Juntil dan disebelah kanan ( Selatan ) menjorok Labuan
Ampuak berlanjut ketimurnya lagi terletak Gili Batu Melawang, Gili Batu
Padasan, Gili Batu Abah dan Gili Batu Metegen.Diujung Timur Tanjung Juntil
dan juga diujung Timur Gili Padasan terdapat tempat memancing yang sangat
idial karena didepan kedua tanjung tersebut dilewati oleh arus bolak-balik
dari Utara ke Selatan (dan sebaliknya) yang diikuti oleh rombongan/ Kawanan
ikan bersklala ikan besar dan kecil, terutama setelah dan sebelum Purnama
dan beberapa hari sebelum dan sesudah Tilem atau bulan mati, hari-hari
tersebut merupakan surganya bagi pemancing mania.Disebelah Selatan Labuhan
Ampuak terdapat Goa Alam, sarang Burung Walet, komoditi yang sangat langka
dan sangat mahal harganya. Didaratan Lembah Atuh keadaan tanahnya sangat
subur, disini juga terdapat sebuah Pura Atuh, sebuah Pura Segara, khusus
pemujaan terhadap Dewa Baruna ( Pura Segara ) yang piodalannya dilakukan
setiap sasih Kedasa ( Bulan Kesepuluh ) penanggalan bali (Isaka) dimana
masyarakat datang dari penjuru Desa dan Banjar Bendem, Desa Tanglad dan
lain-lainnya.Upacara piodalan dilakukan sehari penuh dengan dipersembahkan
berbagai tarian diantaranya tarian baris Jangkang pelillit sebuah tarian
masal yang sangat sakral, tarian yang menggambarkan para prajurit kerajaan
yang siap menghadapi musuh yang datang menyerang, dan sangat langka yang
ada di banjar Pelilit. Agak kedalam terdapat dua sumur suci yang airnya
sangat bening dan murni, air tawar tersebut mungkin kualitasnya terbaik
diseluruh kawasan Nusa Penida.Akses menuju Pantai Atuh dapat dicapai melalui
dua arah yaitu dari banjar Pelilit (20 Km dari pelabuhan boot buyuk) dan
dilanjutkan dengan jalan tanah kurang lebih 2 Km dan yang satunya dari
Banjar Kelodan ( 17 Km dari Buyuk ) dilanjutkan dengan kurang lebih 5
Km jalan tanah.